Most Visited

  • Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Progres Capai 43 Persen

    • Admin News1
    • 12 Jan, 2026
  • Polisi Sosialisasikan Bahaya Bullying dan Dampak Negatif Gadget di SDN 2 Tanjungsari Taman

    • Admin News1
    • 12 Jan, 2026
  • Awal Tahun 2026 3 SPPG Polres Magetan Kembali Salurkan Program MBG

    • Admin News1
    • 12 Jan, 2026

Tags

  • Food
  • Social
  • News
  • Political
  • Magazine
  • Child Abuse
  • Early Marriage

Follow Us

  • Author
  • Forum
  • Advertisement
  • Contact
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Sport
    Tuesday, 13 Jan 2026
    • Home

    Polresta Sidoarjo Amankan Dua Tersangka Penculik Balita di Sedati

    Info Terbaru
    • Admin 29
    • Aug 11, 2025
    • 1 min read
    Polresta Sidoarjo Amankan Dua Tersangka Penculik Balita di Sedati

    txtdariindonesia.id -

    Dua pasangan kekasih asal Sleman, Yogyakarta, BDN pria 23 tahun dan ADR, perempuan 22 tahun, diamankan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo karena menculik balita MZA asal Sedati, Sidoarjo.


    Ibu dari MZA merupakan teman kerja ADR saat di Yogyakarta tahun 2024. Pada 16 Juli 2025, BDN bersama ADR berkunjung ke rumah korban di Sedati. Setelah mereka ngobrol, ADR izin ke ibu MZA untuk mengajak anaknya beli susu di toko dekat gang rumah. 


    Sepuluh menit kemudian korban (MZA) yang dibawa BDN dan ADR tak kunjung kembali ke rumah. Sehingga membuat ibu dan neneknya panik, lalu mencari di toko dekat rumah namun tidak ada.


    "Ibu MZA sempat menghubungi ADR, di telepon ADR mengatakan kalau posisinya ada Gedangan dekat rel kereta api. Kemudian dicari di lokasi tersebut namun tidak ada. Di telepon juga tidak aktif," ujar Wakapolresta Sidoarjo AKBP M.Z. Rofik, pada wartawan, Senin (11/8/2025).


    Setelah itu, orang tua korban melapor ke Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo. Hingga pada 19 Juli 2025 kedua pelaku penculikan anak MZA berhasil diamankan di Yogyakarta. 


    "Motif yang dilakukan tersangka ADR adalah mengambil korban yang pengakuannya adalah anaknya untuk diasuh bersama BDN. Serta ADR ini meminta agar ibu korban menyelesaikan tanggungan hutangnya," tambah AKBP M.Z. Rofik.


    Terhadap kedua tersangka yang kini diamankan di rutan Polresta Sidoarjo, dikenakan Pasal 83 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.

    Related Post

    • Admin 29
    • Thu 11, 2025

    Anggota Polsek Buduran, Bantu Prosesi Pemakaman Warga

    • Admin 29
    • Thu 11, 2025

    ASN Polresta Sidoarjo Gelar Baksos dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    One advanced diverted domestic set repeated bringing you old. Possible procured her trifling laughter thoughts property she met way. Which could saw guest man now heard but.

    Latest News

    • Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Progres...

      • 12 Jan, 2026
    • Polisi Sosialisasikan Bahaya Bullying dan Dampak Negatif Gadget...

      • 12 Jan, 2026

    © 2026 All right reserved by txtdariindonesia.id