Most Visited

  • Bhabinkamtibmas Ketegan Kawal Tanam Padi Modern, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • Admin News1
    • 04 Aug, 2026
  • Polsek Buduran Edukasi Bahaya Narkoba Sejak Dini

    • Admin News1
    • 04 Aug, 2026
  • Curhat Kamtibmas di Desa Jambangan, Polresta Sidoarjo Ajak Warga Peduli Keamanan Lingkungan

    • Admin News1
    • 04 Aug, 2026

Tags

  • Food
  • Social
  • News
  • Political
  • Magazine
  • Child Abuse
  • Early Marriage

Follow Us

  • Author
  • Forum
  • Advertisement
  • Contact
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Sport
    Tuesday, 04 Aug 2026
    • Home

    Catar Akpol Daffa, Hafidz Al Qur'an yang Ingin Jadi Polisi Bertanggungjawab

    Kepolisian
    • Admin News1
    • Jul 24, 2024
    • 2 min read
    Catar Akpol Daffa, Hafidz Al Qur'an yang Ingin Jadi Polisi Bertanggungjawab

    txtdariindonesia.id -

    SSDM POLRI - Berupaya menggapai cita-cita dan tetap berpedoman pada agama diterapkan oleh para Calon Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol). Salah satunya yaitu M Daffa Athahillah yang merupakan Hafidz Al Qur'an. 


    Daffa merupakan lulusan sekolah Thursina IIBS di Malang, Jawa Timur. Pada akhir 2023 lalu, dia mendapatkan sertifikat sebagai Hafidz yang hafal 30 juz dalam Al Qur'an. 


    "Saya lulusan SMA, mondok di Thursina IIBS di Malang," kata Daffa. 


    Di sekolahnya itu sebenarnya hanya diwajibkan hafal 5 Juz. Namun guru dan keluarganya menganggap Daffa punya kemampuan lebih hingga akhirnya terbukti dia hafal seluruh Juz. 


    "Guru saya berikan motifasi kalau saya sebenarnya bisa menghafal lebih dari teman-teman. Saya minta nasihat ke ibu. Berkat semangat dan doa, sehingga saya mampu selesaikan hafalan Al Qur'an. Saya dapat sertifikat dari sekolah," ujar Daffa. 


    "Saya sebagai penghafal Al Qur'an akan tetap berusaha jaga dan akan membaca sehingga hafalan tidak hilang dari pikiran saya," imbuhnya. 


    Daffa ingin mengabdi kepada negara dengan menjadi polisi yang bertanggungjawab kepada tugas dan keluarga dengan berpegang pada ilmu agama. Ayahnya menjadi sosok yang menjadi panutan. 


    "Ayah saya bertanggungjawab dengan tugas dan keluarganya. Saya ingin seperti ayah," katanya. 


    Lolos dari seleksi panitia daerah di Polda Jawa Timur, Daffa kini berada di Akpol, Semarang untuk seleksi tingkat panitia pusat. Dia antusias karena bertemu dengan rekan dari berbagai daerah. 


    Yang paling Daffa takjub adalah pelajaran disiplin dan peduli dengan rekan-rekan meski sedang dalam persaingan. Hukuman-hukuman yang diberikan ketika tidak disiplin pun menurut Daffa sangat adil. 


    "Jadi seperti saat bangun pagi, bukan hanya kita, tapi satu pleton, kalau teman terlambat semua ikut dihukum. Jadi diajarkan hidup tidak apatis tapi juga pikirkan teman, walau sedang bersaing. Semua kegiatan harus bersama, kalau ada yang terlambat, semua kena hukuman dari panitia. Kita dibiasakan untuk bersama agar tidak apatis dan agar lebih disiplin," tegasnya. 


    Untuk diketahui, 492 Calon Taruna dan Taruni Akpol sedang bersaing dalam seleksi tingkat panitia pusat tahun anggaran 2024. Mereka akan berusaha lulus dan mengikuti sidang kelulusan pada 29 Juli 2024.

    • Share:
    • Tags :
    • Polisi
    • Sidoarjo
    • Polresta Sidoarjo

    Related Post

    • Admin News1
    • Tue 08, 2026

    Bhabinkamtibmas Ketegan Kawal Tanam Padi Modern, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • Admin News1
    • Tue 08, 2026

    Polsek Buduran Edukasi Bahaya Narkoba Sejak Dini

    One advanced diverted domestic set repeated bringing you old. Possible procured her trifling laughter thoughts property she met way. Which could saw guest man now heard but.

    Latest News

    • Bhabinkamtibmas Ketegan Kawal Tanam Padi Modern, Dukung Ketahanan...

      • 04 Aug, 2026
    • Polsek Buduran Edukasi Bahaya Narkoba Sejak Dini

      • 04 Aug, 2026

    © 2026 All right reserved by txtdariindonesia.id