Most Visited

  • Satgas ODC 2026 Teguhkan Komitmen Kedamaian Melalui Patroli Humanis di Kabupaten Nduga

    • Admin News1
    • 21 Jan, 2026
  • Polri All Out Evakuasi Hadirkan Randurlap dan Patroli Kesehatan Door to Door untuk Korban Banjir Karawang

    • Admin News1
    • 21 Jan, 2026
  • Kejurprov Bola Voli Indoor U-18 Antar Klub se - Jatim Tahun 2026 Dibuka Ajang Gali Potensi Atlet Muda

    • Admin News1
    • 21 Jan, 2026

Tags

  • Food
  • Social
  • News
  • Political
  • Magazine
  • Child Abuse
  • Early Marriage

Follow Us

  • Author
  • Forum
  • Advertisement
  • Contact
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Sport
    Wednesday, 21 Jan 2026
    • Home

    Indonesia Kembali Serukan Penghentian Kekerasan di Myanmar

    Kepolisian
    • Admin News1
    • May 08, 2023
    • 1 min read
    Indonesia Kembali Serukan Penghentian Kekerasan di Myanmar

    txtdariindonesia.id -

    JAKARTA – Indonesia kembali menegaskan agar kekerasan di Myanmar segera dihentikan. 


    Menurut Presiden Joko Widodo, situasi di negara tersebut saat ini tidak membuat pihak mana pun menang, tapi hanya membuat rakyat menjadi korban.


    "Rakyat yang akan menjadi korban karena kondisi ini tidak akan membuat siapa pun menang. Saya mengajak marilah kita duduk bersama, ciptakan ruang dialog untuk mencari solusi bersama," ungkap Presiden Jokowi dalam konferensi pers di Hotel Meruorah, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (8/5/2023).


    Untuk itu, keketuaan Indonesia di ASEAN pada tahun ini, ditegaskan Presiden akan terus mendorong implementasi dari lima poin kesepakatan atau "Five-Point Consensus". 


    Salah satu poin dalam kesepakatan tersebut adalah berkaitan dengan bantuan kemanusiaan.


    Menurut Presiden Jokowi, berbagai upaya telah dilakukan oleh Indonesia dan melalui keketuaannya di ASEAN mampu memfasilitasi The ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre). 


    Setelah tertunda cukup lama karena masalah akses, Presiden mengatakan, joint needs assesment mampu diselesaikan.


    "Ini masalahnya adalah masalah akses. Kemarin, AHA Center didampingi tim monitoring ASEAN akan menyerahkan bantuan kemanusiaan, tetapi sangat disayangkan di tengah perjalanan terjadi baku tembak," ucap Kepala Negara.


    Sebelumnya, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi juga telah menjelaskan bahwa ada dua tahap bantuan kemanusiaan untuk Myanmar. 


    Tahap pertama terkait dengan life saving, telah selesai dilakukan karena terkait dengan bantuan penanggulangan COVID-19, dan tahap kedua life sustaining.


    "Tahap kedua ini sempat alami hambatan karena kurangnya akses kepada AHA Centre untuk menjangkau penduduk yang memerlukan terutama di wilayah-wilayah yang di luar kontrol militer Myanmar," ujar Retno.

    • Share:
    • Tags :
    • Polisi
    • Sidoarjo
    • Polresta Sidoarjo

    Related Post

    • Admin News1
    • Wed 01, 2026

    Satgas ODC 2026 Teguhkan Komitmen Kedamaian Melalui Patroli Humanis di Kabupaten Nduga

    • Admin News1
    • Wed 01, 2026

    Polri All Out Evakuasi Hadirkan Randurlap dan Patroli Kesehatan Door to Door untuk Korban Banjir...

    One advanced diverted domestic set repeated bringing you old. Possible procured her trifling laughter thoughts property she met way. Which could saw guest man now heard but.

    Latest News

    • Satgas ODC 2026 Teguhkan Komitmen Kedamaian Melalui Patroli...

      • 21 Jan, 2026
    • Polri All Out Evakuasi Hadirkan Randurlap dan Patroli...

      • 21 Jan, 2026

    © 2026 All right reserved by txtdariindonesia.id