Most Visited

  • Peduli Lingkungan Polres Probolinggo Tanam Puluhan Pohon Kado Hari Bhayangkara ke - 80

    • Admin News1
    • 05 Jul, 2026
  • Polres Gresik Hadir Untuk Masyarakat, Gelar Bhayangkara Fest 2026 Pererat Kebersamaan

    • Admin News1
    • 05 Jul, 2026
  • Layanan Pengamanan Polres Blitar Patroli Dialogis di Wisata Pantai Serang

    • Admin News1
    • 05 Jul, 2026

Tags

  • Food
  • Social
  • News
  • Political
  • Magazine
  • Child Abuse
  • Early Marriage

Follow Us

  • Author
  • Forum
  • Advertisement
  • Contact
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Sport
    Monday, 06 Jul 2026
    • Home

    Kurang dari 24 Jam Polres Lumajang Ungkap Kasus Pembunuhan Gadis Terduga Pelaku Diamankan

    Kepolisian
    • Admin News1
    • Jul 05, 2026
    • 2 min read
    Kurang dari 24 Jam Polres Lumajang Ungkap Kasus Pembunuhan Gadis Terduga Pelaku Diamankan

    txtdariindonesia.id -

    LUMAJANG – Kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad seorang gadis muda di dalam kamar belakang rumahnya, jajaran Satreskrim Polres Lumajang Polda Jatim berhasil menangkap terduga pelaku.


    Tersangka diketahui berinisial IR (18), yang tidak lain merupakan pacar sekaligus tetangga korban.


    Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Ari Nuzul Aulia mengatakan, pengungkapan kasus ini dilakukan melalui penyelidikan intensif yang berlangsung sejak jasad korban ditemukan di rumah di Dusun Krajan, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, pada Jumat (3/7/2026).


    "Kurang dari 24 jam setelah kejadian, Satreskrim Polres Lumajang bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka saat berada di rumahnya," ujar AKP Ari Nuzul Aulia saat memberikan keterangan kepada awak media.


    Berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa bermula pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. 


    Saat itu korban dan pelaku pergi bersama ke Kota Lumajang untuk makan malam. Setelah selesai, pelaku mengantar korban pulang ke rumahnya menggunakan sepeda motor.


    Tiba di rumah korban, pelaku masuk ke dalam rumah dan keduanya sempat melakukan hubungan intim sebanyak dua kali. 


    Namun, situasi berubah ketika korban merasa kesal karena pelaku terus bermain telepon genggamnya setelah berhubungan badan.


    "Setelah itu terjadi cekcok antara korban dan pelaku, yang diawali karena pelaku bermain handphone sendiri," jelas AKP Ari.


    Perselisihan semakin memanas hingga korban melontarkan kata-kata kasar dan menghina orang tua pelaku. 


    Ucapan tersebut diduga menjadi pemicu utama pelaku nekat menghabisi nyawa korban.


    Dalam kondisi emosi, pelaku keluar dari kamar dan mengambil sebatang kayu. Ia kemudian kembali masuk ke kamar korban dan memukul korban sebanyak tiga kali hingga terjatuh di samping lemari.


    "Pelaku menghabisi korban diawali dengan memukul menggunakan kayu sebanyak tiga kali hingga korban jatuh di samping lemari," terang AKP Ari.


    Karena korban masih berteriak dan meronta, pelaku kemudian menyumpal mulut korban menggunakan seprei yang ada di dalam kamar. 


    Setelah itu, pelaku mencekik korban menggunakan celana jeans milik korban hingga dipastikan meninggal dunia.


    Usai melakukan pembunuhan, pelaku pulang ke rumahnya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. 


    "Rumah pelaku dan korban berdekatan. Setelah mengantar korban, pelaku pulang menyimpan motornya, kemudian kembali ke rumah korban dengan berjalan kaki," jelas AKP Ari.


    Untuk menghilangkan kecurigaan, keesokan harinya pelaku meminta seorang teman korban yang juga merupakan tetangga untuk mengecek kondisi korban di rumahnya. 


    Dari pengecekan itulah korban akhirnya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Menurut penyidik, tindakan tersebut hanyalah upaya pelaku membangun alibi.


    "Itu hanya alibi pelaku. Sebenarnya dia ketakutan dan ingin memastikan korban sudah meninggal," tegas AKP Ari.


    Saat ini tersangka telah ditahan di Polres Lumajang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


    "Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 458 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun," pungkas AKP Ari Nuzul Aulia. (*)

    • Share:
    • Tags :
    • Polisi
    • Sidoarjo
    • Polresta Sidoarjo
    • Ketahananpanganpolrestasidoarjo

    Related Post

    • Admin News1
    • Sun 07, 2026

    Peduli Lingkungan Polres Probolinggo Tanam Puluhan Pohon Kado Hari Bhayangkara ke - 80

    • Admin News1
    • Sun 07, 2026

    Polres Gresik Hadir Untuk Masyarakat, Gelar Bhayangkara Fest 2026 Pererat Kebersamaan

    One advanced diverted domestic set repeated bringing you old. Possible procured her trifling laughter thoughts property she met way. Which could saw guest man now heard but.

    Latest News

    • Peduli Lingkungan Polres Probolinggo Tanam Puluhan Pohon Kado...

      • 05 Jul, 2026
    • Polres Gresik Hadir Untuk Masyarakat, Gelar Bhayangkara Fest...

      • 05 Jul, 2026

    © 2026 All right reserved by txtdariindonesia.id