Most Visited

  • Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Balongbendo bersama Petani Optimalkan Tanaman Jagung

    • Admin News1
    • 06 Apr, 2026
  • 7 Tahun Buron, Pulan Wonda Akhirnya Dibekuk: Satgas Cartenz Tegakkan Hukum Profesional dan Transparan

    • Admin News1
    • 06 Apr, 2026
  • Polresta Banyuwangi Optimalkan Buffer Zone Bulusan Kepadatan Terurai, Sopir Puji Polisi

    • Admin News1
    • 06 Apr, 2026

Tags

  • Food
  • Social
  • News
  • Political
  • Magazine
  • Child Abuse
  • Early Marriage

Follow Us

  • Author
  • Forum
  • Advertisement
  • Contact
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Sport
    Monday, 06 Apr 2026
    • Home

    Polresta Sidoarjo Amankan Dua Tersangka Penculik Balita di Sedati

    Nasional Sidoarjo Jatim Kepolisian
    • Admin News1
    • Aug 11, 2025
    • 1 min read
    Polresta Sidoarjo Amankan Dua Tersangka Penculik Balita di Sedati

    txtdariindonesia.id -

    Dua pasangan kekasih asal Sleman, Yogyakarta, BDN pria 23 tahun dan ADR, perempuan 22 tahun, diamankan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo karena menculik balita MZA asal Sedati, Sidoarjo.


    Ibu dari MZA merupakan teman kerja ADR saat di Yogyakarta tahun 2024. Pada 16 Juli 2025, BDN bersama ADR berkunjung ke rumah korban di Sedati. Setelah mereka ngobrol, ADR izin ke ibu MZA untuk mengajak anaknya beli susu di toko dekat gang rumah. 


    Sepuluh menit kemudian korban (MZA) yang dibawa BDN dan ADR tak kunjung kembali ke rumah. Sehingga membuat ibu dan neneknya panik, lalu mencari di toko dekat rumah namun tidak ada.


    "Ibu MZA sempat menghubungi ADR, di telepon ADR mengatakan kalau posisinya ada Gedangan dekat rel kereta api. Kemudian dicari di lokasi tersebut namun tidak ada. Di telepon juga tidak aktif," ujar Wakapolresta Sidoarjo AKBP M.Z. Rofik, pada wartawan, Senin (11/8/2025).


    Setelah itu, orang tua korban melapor ke Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo. Hingga pada 19 Juli 2025 kedua pelaku penculikan anak MZA berhasil diamankan di Yogyakarta. 


    "Motif yang dilakukan tersangka ADR adalah mengambil korban yang pengakuannya adalah anaknya untuk diasuh bersama BDN. Serta ADR ini meminta agar ibu korban menyelesaikan tanggungan hutangnya," tambah AKBP M.Z. Rofik.


    Terhadap kedua tersangka yang kini diamankan di rutan Polresta Sidoarjo, dikenakan Pasal 83 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.

    • Share:
    • Tags :
    • Polisi
    • Sidoarjo
    • Polresta Sidoarjo
    • Ketahananpanganpolrestasidoarjo

    One advanced diverted domestic set repeated bringing you old. Possible procured her trifling laughter thoughts property she met way. Which could saw guest man now heard but.

    Latest News

    • Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Balongbendo bersama Petani Optimalkan...

      • 06 Apr, 2026
    • 7 Tahun Buron, Pulan Wonda Akhirnya Dibekuk: Satgas...

      • 06 Apr, 2026

    © 2026 All right reserved by txtdariindonesia.id