Most Visited

  • Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi Kalemdiklat Polri Reformasi adalah Proses Berkelanjutan dalam Demokrasi

    • Admin News1
    • 05 Feb, 2026
  • Peduli Lingkungan Jajaran Polres Jember Bersih-bersih Pantai Puger

    • Admin News1
    • 05 Feb, 2026
  • Operasi Keselamatan Semeru Polres Malang Gelar Ramp Check dan Tes Urine Awak Bus

    • Admin News1
    • 05 Feb, 2026

Tags

  • Food
  • Social
  • News
  • Political
  • Magazine
  • Child Abuse
  • Early Marriage

Follow Us

  • Author
  • Forum
  • Advertisement
  • Contact
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Sport
    Thursday, 05 Feb 2026
    • Home
    • Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi Kalemdiklat Polri Reformasi adalah Proses Berkelanjutan dalam Demokrasi

    Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi Kalemdiklat Polri Reformasi adalah Proses Berkelanjutan dalam Demokrasi

    Kepolisian
    • Admin News1
    • Feb 05, 2026
    • 1 min read
    Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi Kalemdiklat Polri Reformasi adalah Proses Berkelanjutan dalam Demokrasi

    txtdariindonesia.id -

    Jakarta — Kegiatan doorstop Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi: Sebuah Biografi Kebijakan digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan mantan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si. dan penulis buku Prof. Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., APU.


    Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana menegaskan bahwa reformasi merupakan proses perbaikan yang berjalan secara berkelanjutan dalam tubuh Polri dan bukan hal baru. Ia menyebutkan, secara struktural Polri telah memiliki biro yang menangani agenda reformasi kelembagaan.


    “Kalau kita melihat kata reformasi, itu adalah upaya untuk melakukan hal yang lebih baik. Reformasi itu sesuatu yang biasa. Di bawah struktur Astamarena terdapat Kepala Biro Reformasi Polri,” ujar Komjen Pol. Chryshnanda.


    Menurutnya, menguatnya kembali isu reformasi Polri perlu dilihat secara proporsional, apakah berasal dari persoalan kultural atau kepentingan politis. Dalam negara demokrasi, Polri diposisikan sebagai polisi sipil sebagaimana diatur dalam Pasal 30 ayat (4) UUD 1945.


    “Dalam konteks demokrasi, polisi adalah polisi sipil. Polisi demokratis menjalankan supremasi hukum, memberikan jaminan dan perlindungan, serta bersikap transparan dan akuntabel,” tegasnya.


    Komjen Pol. Chryshnanda menambahkan, akuntabilitas Polri dijalankan secara moral, hukum, administrasi, fungsional, dan sosial, dengan orientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.


    “Secara konseptual, polisi adalah penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Penegakan hukum dilakukan untuk menyelesaikan konflik secara beradab dan mencegah konflik yang lebih luas,” ujarnya.

    • Share:
    • Tags :
    • Polisi
    • Sidoarjo
    • Polresta Sidoarjo
    • Ketahananpanganpolrestasidoarjo

    Related Post

    • Admin News1
    • Thu 02, 2026

    Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi Kalemdiklat Polri Reformasi adalah Proses Berkelanjutan dalam Demokrasi

    • Admin News1
    • Thu 02, 2026

    Peduli Lingkungan Jajaran Polres Jember Bersih-bersih Pantai Puger

    One advanced diverted domestic set repeated bringing you old. Possible procured her trifling laughter thoughts property she met way. Which could saw guest man now heard but.

    Latest News

    • Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi Kalemdiklat...

      • 05 Feb, 2026
    • Peduli Lingkungan Jajaran Polres Jember Bersih-bersih Pantai Puger

      • 05 Feb, 2026

    © 2026 All right reserved by txtdariindonesia.id